Bukan untuk dinilai, tetapi untuk saling menguatkan
Sahabat Qur’an Dinkes Parepare adalah ruang sederhana bagi ASN Muslim di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Parepare untuk saling mengingatkan agar tetap dekat dengan Al-Qur’an di tengah amanah pelayanan.
Sahabat Qur’an bukan ruang untuk saling menilai, tetapi ruang untuk saling menguatkan agar hati ASN Muslim tetap dekat dengan Al-Qur’an di tengah amanah pelayanan.
Bukan Absensi Ibadah
Laporan tilawah bukan alat mengukur kesalehan seseorang. Laporan hanya menjadi pengingat lembut agar anggota merasa ditemani dalam menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an.
Menjaga Keikhlasan
Yang utama bukan terlihat rajin di hadapan manusia, tetapi menjaga niat agar setiap langkah kecil menuju Al-Qur’an tetap bernilai di sisi Allah.
Tidak Ada Paksaan
Anggota membaca sesuai kemampuan masing-masing. Tidak ada kewajiban juz, halaman, atau target tertentu yang harus dicapai.
Tidak Ada Ranking
Komunitas ini tidak memakai peringkat, lomba bacaan, atau daftar siapa yang paling banyak membaca. Yang dijaga adalah suasana saling menguatkan.
Adab Anggota
Agar komunitas tetap teduh dan tidak berubah menjadi beban, beberapa adab berikut perlu dijaga bersama.
- Bergabung dengan niat baik dan secara sukarela.
- Membaca Al-Qur’an sesuai kemampuan, tanpa merasa harus sama dengan orang lain.
- Mengisi laporan secara ringan, bukan karena takut dinilai.
- Tidak membandingkan bacaan sendiri dengan bacaan anggota lain.
- Tidak menjadikan laporan sebagai bahan merasa lebih baik dari orang lain.
- Menjaga suasana grup agar tetap santun, teduh, dan saling menguatkan.
Adab Admin
Admin memiliki peran penting menjaga ruh komunitas. Admin bukan penilai ibadah, tetapi fasilitator yang menjaga suasana agar tetap nyaman.
- Menggunakan bahasa lembut, tidak menekan, dan tidak menghakimi.
- Tidak memakai istilah yang terasa seperti “setor bacaan” atau “wajib lapor”.
- Menyampaikan rekap sebagai motivasi, bukan sebagai daftar penilaian.
- Tidak membuat ranking anggota berdasarkan jumlah bacaan.
- Menjaga privasi anggota, terutama terkait detail bacaan dan catatan pribadi.
- Mengingatkan dengan santun bahwa komunitas ini bukan absensi ibadah.
Tentang Laporan Tilawah
Laporan tilawah dibuat sesederhana mungkin agar anggota tidak merasa terbebani. Detail bacaan bersifat opsional.
Cukup Pilih Status
Anggota cukup memilih sudah membaca, belum sempat, atau izin/catatan.
Sesuai Kemampuan
Tidak ada kewajiban membaca juz, halaman, atau surah tertentu.
Menjaga Privasi
Link laporan bersifat pribadi dan terhubung dengan data anggota.
Motivasi Bersama
Rekap harian digunakan untuk pengingat lembut, bukan untuk membandingkan.
Menjawab Kekhawatiran Riya’
Kekhawatiran tentang riya’ adalah hal yang perlu dihormati. Karena itu, komunitas ini dibangun dengan prinsip kehati-hatian.
Laporan tidak boleh menjadi ajang pamer amal, rekap tidak boleh menjadi alat mempermalukan, dan grup tidak boleh berubah menjadi ruang membandingkan ibadah.
Karena itu, Sahabat Qur’an menekankan bahwa yang terlihat oleh manusia hanyalah laporan sederhana, sedangkan yang dinilai Allah adalah niat, keikhlasan, dan kesungguhan hati untuk tetap dekat dengan Al-Qur’an.
Bahasa yang Digunakan
Bahasa komunitas harus menjaga rasa. Hindari kalimat yang menekan, dan gunakan kalimat yang menguatkan.
Hindari
“Wajib lapor”, “setor bacaan”, “yang belum segera lapor”, “masih banyak yang belum membaca”.
Gunakan
“Bagi yang berkenan”, “pengingat lembut”, “semoga dimudahkan”, “rekap ini hanya motivasi bersama”.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Kalimat Kunci Komunitas
Ingin Bergabung?
Jika Bapak/Ibu berkenan, silakan bergabung secara sukarela. Tidak ada paksaan, tidak ada target bacaan, dan tidak ada penilaian. Semoga ini menjadi jalan kecil untuk saling menguatkan dalam kebaikan.
Daftar Bergabung Kembali ke Beranda